Memahami Hierarki Peraturan Perundang-undangan di Indonesia
Dalam kehidupan bernegara, hukum berperan sebagai pengatur dan penjaga
ketertiban. Semua tindakan pemerintah maupun warga negara harus berpijak pada
dasar hukum yang jelas. Salah satu fondasi penting dalam sistem hukum Indonesia
adalah peraturan perundang-undangan.
Apa Itu Peraturan Perundang-undangan?
Peraturan perundang-undangan adalah aturan tertulis yang berisi
norma hukum dan mengikat secara umum. Artinya, setiap orang atau
kelompok wajib menaati ketentuan di dalamnya. Namun, tidak semua orang bisa membuat
peraturan seperti ini. Hanya lembaga negara atau pejabat yang berwenang yang
dapat membentuknya, melalui prosedur yang telah diatur dalam
undang-undang.
Ciri khas peraturan perundang-undangan antara lain:
- Tertulis, berbentuk resmi dan baku.
- Mengikat umum, berlaku bagi seluruh
masyarakat.
- Dibentuk oleh lembaga
berwenang,
bukan perorangan.
- Memiliki prosedur
pembentukan yang jelas, agar sah secara hukum.
Mengenal Hierarki Peraturan di Indonesia
Agar sistem hukum berjalan tertib, Indonesia memiliki hierarki
(tingkatan) peraturan perundang-undangan. Prinsipnya sederhana: aturan
yang lebih rendah tidak boleh bertentangan dengan aturan yang lebih tinggi.
Ketentuan ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 yang
telah diperbarui dengan UU Nomor 15 Tahun 2019.
Berikut urutannya dari yang tertinggi hingga terendah:
- Undang-Undang Dasar Negara
Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945)
Menjadi sumber hukum
tertinggi dan dasar dari semua peraturan lain. Isinya mencakup prinsip dasar
negara, sistem pemerintahan, dan hak asasi manusia.
- Ketetapan Majelis
Permusyawaratan Rakyat (TAP MPR)
Berisi keputusan
politik MPR, seperti pengangkatan presiden atau rekomendasi kebijakan negara.
Kini, hanya TAP MPR yang masih relevan dan diakui UUD yang berlaku.
- Undang-Undang (UU) /
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu)
UU dibuat oleh DPR
bersama Presiden, sementara Perpu ditetapkan Presiden dalam keadaan genting.
Keduanya memiliki kekuatan hukum yang sama.
- Peraturan Pemerintah (PP)
Dibuat Presiden untuk
melaksanakan Undang-Undang. PP berisi aturan teknis dan tidak boleh
bertentangan dengan UU.
- Peraturan Presiden (Perpres)
Mengatur pelaksanaan
UU atau PP serta tugas-tugas pemerintahan. Ditetapkan langsung oleh Presiden.
- Peraturan Daerah Provinsi
(Perda Provinsi)
Dihasilkan oleh DPRD
Provinsi bersama Gubernur untuk mengatur urusan dan kepentingan masyarakat di
tingkat provinsi.
- Peraturan Daerah
Kabupaten/Kota (Perda Kabupaten/Kota)
Dibuat oleh DPRD
Kabupaten/Kota bersama Bupati atau Wali Kota untuk mengatur urusan pemerintahan
di wilayah kabupaten/kota.
Asas Penting dalam Hierarki Hukum
Dalam sistem hukum, dikenal beberapa asas penting:
- Lex Superior Derogat Legi
Inferiori →
aturan yang lebih tinggi mengesampingkan aturan yang lebih rendah.
- Lex Specialis Derogat Legi
Generali →
aturan yang bersifat khusus mengesampingkan aturan yang bersifat umum.
- Lex Posterior Derogat Legi
Priori →
aturan baru mengesampingkan aturan lama yang sejajar tingkatannya.
Mengapa Hierarki Hukum Penting?
Mengetahui struktur dan tingkatan hukum bukan hanya tugas ahli hukum,
tetapi juga kewajiban setiap warga negara. Dengan memahami sistem ini, kita:
- Mengerti hak dan
kewajiban hukum secara tepat.
- Menjadi warga negara
yang sadar hukum.
- Ikut menciptakan kepastian
dan ketertiban hukum.
- Dapat mengawasi
pemerintah, apakah peraturan yang dibuat sesuai dengan hukum yang
lebih tinggi.

0 Komentar